Pelanggan datang lagi membawa kemeja yang kekecilan. Reseller langgananmu mengirim balik dua dus minyak goreng yang penyok. Pembeli tunai minta uangnya kembali karena kipas angin yang dia beli kemarin tidak menyala. Lalu admin tokomu bertanya, "Nota yang lama dihapus saja, ya?" Semua kejadian itu punya satu nama: retur penjualan.
Retur penjualan adalah barang yang sudah kamu jual lalu dikembalikan oleh pelanggan, kemudian kamu tukar, ganti, kembalikan uangnya, atau potong dari tagihannya. Di panduan ini kamu dapat cara memutuskan retur mana yang diterima, dokumen apa yang dibuat, isi nota retur barang kolom per kolom, empat contoh yang sudah diisi, dan template nota, form, dan surat retur barang gratis dalam Word, Excel, dan PDF — kosong, tinggal isi.
⬇️ Langsung ke template gratis
01. Retur penjualan itu apa, dan kenapa kamu perlu mencatatnya
Retur penjualan terjadi ketika barang yang sudah terjual kembali ke tokomu. Pelanggan membawanya balik, kamu periksa, lalu kamu memutuskan: ditukar, diganti yang baru, uangnya dikembalikan, atau nilainya dipotong dari tagihan yang belum dibayar. Kata retur sendiri artinya "pengembalian".
Supaya tidak tertukar, bedakan dulu arahnya. Hampir semua kebingungan soal retur berasal dari sini:
Kenapa retur harus dicatat, walau nilainya kecil
Retur yang tidak dicatat membuat dua angka di usahamu jadi salah sekaligus:
- Stok tidak cocok. Barang yang kembali ke rak tidak pernah tercatat masuk, atau barang rusak ikut terhitung sebagai barang yang bisa dijual. Waktu stok opname, angkanya selisih dan kamu tidak tahu kenapa.
- Penjualan kelihatan lebih besar dari aslinya. Rp245.000 yang sudah kamu kembalikan ke pembeli masih tercatat sebagai jualan. Akhirnya kamu merasa untung, padahal uangnya sudah keluar lagi.
02. Pelanggan mau retur: terima, tukar, potong tagihan, atau tolak?
Sebelum membuat dokumen apa pun, ada satu keputusan dulu. Retur tidak otomatis diterima. Biasanya penjual memeriksa barangnya dulu, lalu memutuskan sesuai kebijakan tokonya sendiri. Tabel ini menunjukkan keputusan yang umum dipakai toko untuk tiap situasi:
| Situasi | Keputusan yang umum | Barang balik ke rak? |
|---|---|---|
| Barang rusak atau cacat dari toko (ketahuan saat diterima atau saat dibuka) | Terima. Ganti barang baru, atau uang kembali kalau stok pengganti habis | ❌ Tidak — dipisah sebagai barang rusak |
| Salah kirim (jenis, warna, atau jumlah beda dari pesanan) | Terima. Kirim barang yang benar, atau potong tagihan | ✅ Ya, kalau kondisinya utuh |
| Salah ukuran, barang masih utuh dan berlabel | Biasanya tukar ukuran, selama stoknya ada | ✅ Ya |
| Pelanggan berubah pikiran, barang masih utuh | Tergantung kebijakan tokomu: boleh tukar, atau ditolak dengan sopan | ✅ Ya, kalau diterima |
| Barang sudah dipakai, dicuci, atau segelnya dibuka (bukan karena cacat) | Umumnya ditolak, kecuali kebijakanmu berkata lain | — |
| Lewat batas waktu retur tokomu | Umumnya ditolak. Kalau tetap diterima demi pelanggan, tulis alasannya | Tergantung kondisi barang |
Perhatikan kolom terakhir. Keputusan "diterima" dan keputusan "masuk stok lagi" adalah dua hal yang berbeda. Barang rusak bisa kamu terima (karena memang salahmu atau salah supplier), tapi tidak boleh kembali ke rak jualan.
03. Dokumen retur: form, nota retur, nota kredit, atau surat jalan balik — mana yang kamu butuh?
Namanya banyak dan mirip. Tiap usaha juga menyebutnya berbeda-beda, jadi jangan terpaku pada nama — yang penting isinya dan kapan dipakai. Ini petanya:
| Dokumen | Siapa yang membuat, dan kapan | Isi utamanya |
|---|---|---|
| Form retur barang | Kasir atau gudang, saat barang dibawa masuk, sebelum ada keputusan | Barang apa, dari siapa, alasan, hasil cek kondisi |
| Nota retur barang (nota retur penjualan) | Penjual, setelah retur diputuskan. Satu lembar untuk pelanggan, satu untuk arsip | Nomor retur, nota asal, barang dan nilainya, keputusan (tukar, ganti, uang kembali, potong tagihan) |
| Nota kredit | Penjual, kalau pelanggan usaha minta dokumen koreksi tagihan terpisah | Tagihan lama, nilai pengurangannya, tagihan baru. Lihat nota kredit dan nota debit |
| Tanda terima retur | Siapa pun yang menerima barangnya, kalau cukup bukti singkat "barang sudah diterima" | Barang, jumlah, tanggal, tanda tangan penerima. Contohnya ada di halaman tanda terima |
| Surat jalan balik | Pihak yang mengirim barang retur lewat kurir atau sopir | Barang yang sedang dibawa kembali. Lihat surat jalan balik |
| Berita acara retur | Kedua pihak bersama, kalau kondisi barang rusak dipersoalkan | Kondisi barang yang disepakati, foto, tanda tangan dua pihak (bagian 08) |
| Surat retur barang | Pembeli, saat mengembalikan barang ke supplier | Surat pengantar berisi barang, alasan, dan penyelesaian yang diminta (bagian 09) |
Form retur (dicatat di meja kasir) dan nota retur (diberikan ke pelanggan). Template nota retur di halaman ini sudah punya kolom "potong tagihan", jadi untuk pelanggan langganan yang bayar tempo, satu nota retur juga bisa menjelaskan sisa tagihannya. Nota kredit terpisah baru perlu kalau pelangganmu memintanya.
04. Isi nota dan form retur barang, kolom per kolom
Ini jawaban untuk pertanyaan "bagaimana cara membuat nota retur barang yang benar". Sembilan bagian di bawah ini sebaiknya ada. Tidak ada format baku yang harus diikuti semua usaha, tapi kalau salah satunya kosong, nota retur jadi sulit dipakai saat ada pertanyaan.
| Bagian | Contoh isi | Kenapa penting |
|---|---|---|
| ① Nomor retur | RTR-2026-0041 | Supaya bisa dicari lagi dan tidak dobel. Urut terus sepanjang tahun |
| ② Tanggal retur | 5 September 2026 | Tanggal barang benar-benar kembali, bukan tanggal kamu mengetik |
| ③ Pelanggan | Toko Berkah Jaya, No. HP | Siapa yang mengembalikan |
| ④ No. nota / invoice asal | NJ-2026-0418, 2 September 2026 | Bagian paling penting: menyambungkan retur ke penjualan yang dikoreksi |
| ⑤ Barang, jumlah, harga | 2 dus minyak goreng × Rp210.000 | Harga ikut nota asal, bukan harga hari ini |
| ⑥ Alasan retur | Rusak saat diterima / salah kirim / salah ukuran | Nanti kamu bisa melihat alasan mana yang paling sering muncul |
| ⑦ Kondisi barang | Layak jual lagi / rusak | Menentukan barang boleh masuk stok lagi atau tidak |
| ⑧ Keputusan dan nilainya | Potong tagihan Rp538.000 | Apa yang kamu berikan: tukar, ganti, uang kembali, atau potong tagihan |
| ⑨ Tanda tangan dua pihak | Penjual dan pelanggan, nama jelas | Bukti kedua pihak setuju dengan isinya |
Cara menulis retur yang benar, dalam 5 langkah
- Terima barang dan nota aslinya. Isi form retur: siapa, barang apa, alasannya.
- Periksa kondisinya di depan pelanggan. Tulis apa adanya: "label masih ada", "kemasan bocor", "tidak menyala".
- Putuskan penyelesaiannya sesuai kebijakan tokomu (lihat bagian 02).
- Buat nota retur bernomor berisi nota asal, barang, nilai, dan keputusan. Cetak dua lembar, tanda tangan berdua.
- Catat di hari yang sama: satu baris di register retur, dan stok hanya bertambah kalau barangnya layak jual.
05. Contoh retur penjualan yang sudah diisi (4 situasi)
Empat situasi yang paling sering terjadi di toko kecil, masing-masing dengan keputusan yang berbeda. Semua nama usaha, orang, dan angka di bawah ini hanya ilustrasi.
a. Toko baju: tukar ukuran, tidak ada uang yang berpindah
Rina membeli kemeja batik ukuran M di Toko Busana Melati, lalu kembali dua hari kemudian karena kekecilan. Labelnya masih terpasang dan kemejanya belum dicuci.
| NOTA RETUR BARANG · No. RTR-2026-0012 | |
|---|---|
| Tanggal retur | 14 September 2026 |
| Nota asal | NJ-2026-0187, 12 September 2026 |
| Barang | Kemeja batik lengan panjang ukuran M, 1 pcs, Rp185.000 |
| Alasan · kondisi | Salah ukuran (kekecilan) · layak jual, label masih ada |
| Keputusan | Tukar dengan ukuran L, harga sama Rp185.000. Selisih Rp0 |
Yang berubah: stok ukuran M bertambah 1, stok ukuran L berkurang 1. Penjualan dan uang tidak berubah.
b. Toko sembako: barang rusak diganti yang baru
Pak Darto membeli 2 pouch minyak goreng 2 L di Toko Sembako Bu Yati. Sampai di rumah, dua-duanya ternyata bocor.
| NOTA RETUR BARANG · No. RTR-2026-0027 | |
|---|---|
| Tanggal retur | 16 September 2026 |
| Nota asal | NJ-2026-0655, 15 September 2026 |
| Barang | Minyak goreng pouch 2 L, 2 pcs × Rp36.000 = Rp72.000 |
| Alasan · kondisi | Kemasan bocor · rusak |
| Keputusan | Diganti 2 pcs baru. Uang tidak berpindah |
Yang berubah: 2 pcs baru keluar dari rak, jadi stok jual berkurang 2. Dua pouch yang bocor tidak dikembalikan ke rak — dipisah dan dicatat sebagai barang rusak, lalu dibicarakan dengan supplier kalau kesepakatan kalian memungkinkan.
c. Grosir ke reseller langganan (bayar tempo): retur sebagian, potong tagihan
UD Sumber Rejeki mengirim sembako ke Toko Berkah Jaya dengan nota NJ-2026-0418 tanggal 2 September 2026, senilai Rp4.860.000, bayar tempo 30 hari. Tiga hari kemudian, Toko Berkah Jaya mengembalikan 2 dus minyak goreng yang penyok dan bocor, plus 1 dus mie instan kuah yang salah kirim (pesanannya mie goreng).
| Barang diretur | Jumlah × harga | Nilai |
|---|---|---|
| Minyak goreng 2 L (isi 6) — rusak | 2 dus × Rp210.000 | Rp420.000 |
| Mie instan kuah, seharusnya goreng — layak jual | 1 dus × Rp118.000 | Rp118.000 |
| Total retur (RTR-2026-0041, 5 September 2026) | Rp538.000 | |
| Nilai nota asal NJ-2026-0418 | Rp4.860.000 | |
| Sisa tagihan setelah retur | Rp4.322.000 | |
Keputusan: potong tagihan. Toko Berkah Jaya cukup membayar Rp4.322.000 saat jatuh tempo. Yang berubah: 1 dus mie kuah masuk stok lagi; 2 dus minyak yang rusak dipisah dan tidak masuk stok jual. Contoh ini dipakai lagi di bagian 07.
d. Pembeli tunai: uang kembali
Bu Lestari membeli kipas angin meja di Toko Perabot Sejahtera seharga Rp245.000, dibayar tunai. Besoknya dia kembali: kipasnya tidak menyala sama sekali. Stok kipas yang sama sedang habis.
| NOTA RETUR BARANG · No. RTR-2026-0008 | |
|---|---|
| Tanggal retur | 19 September 2026 |
| Nota asal | NJ-2026-0302, 18 September 2026 |
| Barang | Kipas angin meja, 1 unit, Rp245.000 |
| Alasan · kondisi | Tidak menyala saat dicoba · rusak |
| Keputusan | Uang kembali tunai Rp245.000, diterima dan ditandatangani pembeli |
Yang berubah: uang tunai di laci berkurang Rp245.000 dan penjualan hari itu berkurang Rp245.000. Kipasnya tidak masuk stok jual — dipisah untuk diurus garansinya ke supplier. Tanda tangan pembeli di nota retur adalah bukti kenapa uang di laci berkurang.
06. Download template nota dan form retur barang gratis (Word, Excel, PDF)
Tiga template plus satu register. Semuanya kosong dan siap kamu isi, bisa langsung diunduh sekali klik, tanpa daftar atau login. Tidak perlu membuka penampil dokumen online atau menyalin dari gambar.
Untuk diberikan ke pelanggan setelah retur diputuskan. Sudah ada nomor retur, no. nota / invoice asal, tabel barang beberapa baris, pilihan alasan, kondisi, dan keputusan, baris potong tagihan (nota asal − retur = sisa), dan tanda tangan dua pihak. Versi Excel menghitung sendiri; versi PDF berisi 2 lembar per halaman A4 (asli dan salinan).
Diisi di kasir atau gudang sebelum keputusan dibuat: siapa yang membawa, barang apa, alasan, hasil cek kondisi, dan kondisi label atau segel. Di bawahnya ada blok berita acara retur untuk barang rusak yang perlu diperiksa bersama (bagian 08).
Kalau kamu yang mengembalikan barang ke supplier atau pabrik: kop, nomor surat, perihal, tabel barang, alasan, penyelesaian yang diminta (ganti, potong tagihan, atau uang kembali), dan tanda tangan. Contohnya ada di bagian 09.
Satu baris per barang yang diretur: no. retur · tanggal · pelanggan · no. nota asal · barang · jumlah · nilai · alasan · kondisi · keputusan · status stok. Sheet Rekap menghitung sendiri retur per alasan dan per barang, jadi kamu langsung melihat barang mana yang paling sering balik.
Pilih format yang mana?
| Format | Cocok untuk | Download |
|---|---|---|
| Word | Mengetik di komputer, menaruh logo usahamu, lalu cetak | Nota retur (.docx) |
| Excel | Barang yang diretur banyak — nilai dan sisa tagihan terhitung sendiri | Nota retur (.xlsx) |
| Dicetak kosong dan diisi pakai pulpen di meja kasir | Nota retur (.pdf) | |
| Register Excel | Mencatat semua retur dalam satu daftar dan melihat polanya | Register (.xlsx) |
Isi register yang sudah jadi: contoh satu bulan
Register di atas sudah berisi lima baris contoh milik UD Sumber Rejeki selama September 2026 — termasuk retur RTR-2026-0041 dari contoh c:
| No. retur | Barang | Nilai | Alasan · kondisi |
|---|---|---|---|
| RTR-2026-0041 | Minyak goreng 2 L, 2 dus | Rp420.000 | Rusak saat diterima · rusak |
| RTR-2026-0041 | Mie instan kuah, 1 dus | Rp118.000 | Salah kirim · layak jual |
| RTR-2026-0042 | Minyak goreng 2 L, 1 dus | Rp210.000 | Rusak saat diterima · rusak |
| RTR-2026-0043 | Gula pasir 1 kg, 1 bal | Rp290.000 | Kelebihan pesan · layak jual |
| RTR-2026-0044 | Minyak goreng 2 L, 1 dus | Rp210.000 | Rusak saat diterima · rusak |
| Total retur September | Rp1.248.000 | Rusak Rp840.000 · layak jual Rp408.000 | |
Sheet Rekap langsung menunjukkan polanya: minyak goreng 2 L kembali 4 dus dalam sebulan, semuanya rusak, senilai Rp840.000. Salah kirim hanya Rp118.000 dan kelebihan pesan Rp290.000. Artinya masalahnya bukan di pelanggan, tapi di pengemasan, cara kirim, atau supplier minyaknya. Itulah yang tidak kelihatan kalau retur hanya ditulis di kertas lepas.
07. Setelah barang retur diterima: apa yang berubah di stok, tagihan, dan uang
Pertanyaan yang sering muncul: retur penjualan akan mengurangi nilai apa? Jawabannya ada tiga, dan ketiganya harus ikut diperbaiki di catatanmu.
Sebelum dan sesudah retur, pakai contoh c
| Yang dicatat | Sebelum retur | Sesudah retur |
|---|---|---|
| Penjualan ke Toko Berkah Jaya | Rp4.860.000 | Rp4.322.000 |
| Tagihan yang belum dibayar (piutang) | Rp4.860.000 | Rp4.322.000 |
| Stok mie instan kuah | — | +1 dus (layak jual, kembali ke rak) |
| Stok minyak goreng 2 L yang bisa dijual | — | Tidak berubah. 2 dus rusak dicatat terpisah |
Cukup ingat urutannya: nilai retur mengurangi penjualan, lalu mengurangi tagihan pelanggan (atau uang di laci, kalau pembelinya bayar tunai). Setelah itu stok disesuaikan kalau barang yang kembali masih layak dijual. Kalau kamu perlu menulisnya di buku jurnal dengan debit dan kredit, caranya ada di panduan jurnal umum.
Retur sebulan cuma satu-dua? Nota retur dan register di atas sudah cukup.
Kalau retur mulai sering, di situ catatan gampang tidak cocok. Satu barang retur mengubah tiga catatan sekaligus — penjualan, tagihan atau kas, dan stok. Kalau ketiganya dicatat di tempat terpisah, salah satunya mudah terlewat. Kalau jualan dan stok sudah tercatat di satu sistem, ketiganya lebih gampang dipantau.
Lihat cara Niagawan mencatat penjualan dan stok →08. Barang retur rusak: kapan perlu berita acara retur
Untuk retur sehari-hari, nota retur sudah cukup. Berita acara retur barang baru perlu dalam dua situasi: kondisi barang dipersoalkan (rusak dari awal, atau rusak setelah diterima?), atau retur antar-usaha dalam jumlah besar, misalnya reseller mengembalikan puluhan dus sekaligus.
Isinya: tanggal pemeriksaan, nomor nota asal, daftar barang dan jumlahnya, kondisi yang disepakati, foto, dan tanda tangan kedua pihak. Blok ini sudah ada di bagian bawah form retur barang, jadi tidak perlu lembar terpisah. Ambil 2–3 foto barang rusak sebelum dipindahkan. Kalau serah terimanya dulu memakai berita acara serah terima, sebutkan juga nomornya.
09. Kebalikannya: kamu yang retur ke supplier — contoh surat retur barang
Sekarang kamu pembelinya, dan barang dari supplier ternyata rusak atau tidak sesuai pesanan. Yang dikirim bersama barangnya adalah surat retur barang: barang apa, kenapa dikembalikan, dan penyelesaian yang kamu minta. Contoh di bawah adalah sisi pembeli dari contoh c.
Dengan hormat, bersama surat ini kami mengembalikan sebagian barang dari nota NJ-2026-0418 tanggal 2 September 2026: 2 dus minyak goreng 2 L (dus penyok, beberapa pouch bocor) dan 1 dus mie instan kuah (pesanan kami mie goreng).
Kami mohon penyelesaian berupa potongan tagihan sebesar Rp538.000. Foto kondisi barang kami lampirkan.
Hormat kami,
(Hendra · Pemilik)
Setelah itu, pembukuannya ikut sisi pembelian: buat catatan nota retur pembelian supaya total belanjamu ke supplier ikut berkurang. Kalau barangnya dibawa kembali oleh sopir, sertakan surat jalan balik. Template surat retur barangnya ada di bagian 06.
10. Aturan retur toko yang adil: pelanggan percaya, toko tidak rugi
Kebanyakan perdebatan retur terjadi karena aturannya tidak pernah ditulis. Ini contoh kartu yang bisa kamu tempel di kasir atau cetak di balik nota — angkanya hanya contoh, sesuaikan dengan tokomu:
- ✅ Retur paling lambat 3 hari sejak tanggal nota, dengan membawa nota asli.
- ✅ Barang cacat dari toko: kami ganti, atau uang kembali kalau stok pengganti habis.
- ✅ Salah ukuran atau warna: bisa ditukar, selama label masih terpasang dan barang belum dipakai.
- ❌ Barang yang sudah dipakai, dicuci, atau segelnya dibuka (kecuali cacat) tidak bisa diretur.
- ❌ Makanan dan minuman yang kemasannya sudah dibuka tidak bisa diretur.
- 🚚 Ongkos kirim retur: ditanggung toko kalau kesalahan dari kami, ditanggung pembeli kalau berubah pikiran.
Ini kebijakan tokomu sendiri, bukan aturan yang berlaku untuk semua usaha. Yang penting ditulis, ditempel di tempat yang terlihat, dan dijalankan sama untuk semua pelanggan. Pesanan lewat marketplace mengikuti kebijakan retur platformnya.
11. Kesalahan yang membuat retur jadi rugi
| Kesalahan | Akibatnya | Cara membetulkannya |
|---|---|---|
| ❌ Nota asli dihapus atau diubah | Penjualan hilang dari catatan, dan tidak ada jejak kenapa angkanya berubah | Nota asli tetap. Buat nota retur baru yang menyebut nomor nota asal |
| ❌ Nota retur tanpa nomor (nomor urut atau nomor nota asal) | Retur bisa dobel dicatat, dan tiga bulan kemudian tidak ada yang tahu retur ini untuk penjualan yang mana | Pakai pola RTR-2026-0001 dan isi no. nota asal sebelum dicetak |
| ❌ Uang kembali tunai tanpa bukti | Uang di laci kurang saat tutup kasir, dan tidak ada yang bisa menjelaskan | Setiap uang kembali harus ada nota retur yang ditandatangani pembeli |
| ❌ Retur dicatat di buku terpisah yang tidak pernah masuk laporan | Laporan penjualan dan laba terlihat lebih besar dari kenyataan | Masukkan retur ke catatan penjualan harian sebagai baris minus, di hari yang sama |
12. Supaya retur, stok, dan pembukuan tetap sejalan
Template di halaman ini sudah cukup untuk mencatat returnya. Yang sering berantakan adalah catatan di sekitarnya: nota asal yang harus dicari, penjualan yang harus dikurangi, dan stok yang harus disesuaikan.
Supaya penjualan, stok, dan laporan tidak tercatat di tempat yang terpisah-pisah
- ✓ Invoice dan nota rapi di satu tempat — nota asal mudah dicari saat pelanggan datang membawa barang retur.
- ✓ Jualan langsung tercatat, stok terpantau — kasir dan pembukuan jadi satu, tidak perlu mengetik ulang.
- ✓ Laporan keuangan (laba-rugi, arus kas, neraca) tersusun otomatis — bisa dibuka dari HP lewat cloud.
Mau lihat dulu cara kerjanya untuk tokomu? Tanya tim Niagawan lewat WhatsApp →
Nota retur dan register-nya tetap bisa kamu buat dengan template di halaman ini. Yang Niagawan bantu adalah catatan di sekitarnya: penjualan, nota, dan stok ada di satu tempat, lalu tersusun sendiri menjadi laporan keuangan. Kalau usahamu berjualan di kasir, lihat juga aplikasi kasir Niagawan. Satu harga jelas setahun, tanpa biaya tersembunyi, dan bisa kamu atur sendiri tanpa konsultan.
Pertanyaan yang Sering Ditanya (FAQ)
Apa contoh retur?
Contoh retur penjualan: pelanggan mengembalikan kemeja yang kekecilan lalu menukarnya dengan ukuran lebih besar, pembeli mengembalikan minyak goreng yang kemasannya bocor lalu diganti yang baru, atau reseller mengembalikan 2 dus barang rusak dan nilainya dipotong dari tagihan. Empat contoh lengkap yang sudah diisi ada di bagian 05.
Apakah retur harus disetujui penjual?
Biasanya ya. Penjual memeriksa barang dan nota aslinya dulu, lalu memutuskan sesuai kebijakan retur tokonya: diterima, ditukar, atau ditolak. Barang cacat dari toko umumnya diterima; barang yang sudah dipakai atau lewat batas waktu umumnya ditolak. Supaya tidak jadi perdebatan, tulis kebijakan returmu dan tempel di kasir.
Retur penjualan akan mengurangi nilai apa?
Tiga hal: penjualan (barang yang dikembalikan bukan jualan lagi), tagihan pelanggan atau kas (tagihan tempo berkurang, atau uang tunai dikembalikan), dan stok ikut berubah — barang layak jual masuk lagi, barang rusak dipisah. Contoh angkanya ada di bagian 07.
Jika paket di retur, siapa yang rugi?
Tergantung penyebabnya dan kesepakatan kedua pihak. Kalau barangnya cacat atau salah kirim dari penjual, biasanya penjual yang menanggung, termasuk ongkos kirimnya. Kalau pembeli berubah pikiran, ongkos kirim retur umumnya ditanggung pembeli. Untuk pesanan lewat marketplace, cek kebijakan retur platformnya.
Apa yang dimaksud dengan surat retur barang?
Surat retur barang adalah surat pengantar dari pembeli saat mengembalikan barang ke supplier atau pabrik. Isinya nomor dan tanggal nota asal, barang yang dikembalikan, alasannya, dan penyelesaian yang diminta: ganti barang, potong tagihan, atau uang kembali. Contoh dan templatenya ada di bagian 09.
Bagaimana cara membuat nota retur barang?
Isi nomor retur dan tanggal, nama pelanggan, nomor nota atau invoice asal, barang yang dikembalikan beserta jumlah dan harganya, alasan, kondisi barang, dan keputusannya (tukar, ganti, uang kembali, atau potong tagihan). Cetak dua lembar dan tanda tangan berdua. Template kosongnya bisa diunduh gratis di bagian 06.
Bagaimana cara menulis retur yang benar?
Jangan hapus atau ubah nota aslinya. Tulis retur di lembar baru yang menyebut nomor nota asal, catat kondisi barang apa adanya, dan masukkan ke catatan penjualan di hari yang sama sebagai pengurang. Barang hanya ditambahkan ke stok kalau masih layak jual.
Apa bedanya retur dan cancel?
Cancel (pembatalan) terjadi sebelum barang diserahkan, jadi transaksinya tidak pernah selesai. Retur terjadi setelah barang sudah diterima pembeli dan kemudian dikembalikan, jadi ada penjualan yang harus dikoreksi dengan nota retur.
Retur penjualan masuk debit atau kredit?
Di buku jurnal, retur penjualan dicatat di sisi debit, dan lawannya piutang usaha (untuk pelanggan tempo) atau kas (untuk pembeli tunai) di sisi kredit. Kalau kamu juga mencatat persediaan dan HPP di pembukuan, barang layak jual yang kembali ikut dicatat: persediaan bertambah dan HPP berkurang sebesar harga pokoknya. Cara mencatat jurnal dari awal ada di panduan jurnal umum.
Barang retur yang rusak dicatat di mana?
Jangan dicampur dengan stok yang bisa dijual. Pisahkan fisiknya, tulis "rusak" di nota retur dan di register retur, lalu putuskan: diklaim ke supplier kalau kesepakatannya memungkinkan, atau dihapus dari persediaan. Yang penting, barang itu tidak terhitung sebagai stok jual.