Niagawan
Akuntansi

Produksi kamu, dari batch di atas kompor sampai biaya beneran tiap toples yang kamu kirim

Kamu masak satu batch, kemas ke toples atau kemasan, dan kirim ke distributor secara konsinyasi — kamu dibayar cuma buat yang mereka jual, belakangan, dipotong bagian mereka. Pembukuan yang ikut batch, bukan cuma saldo bank.

Hari kamu, sekarang ini

Tiap batch jadi tebak-tebakan sampai angkanya nyusul

Kompor nyala sebelum jam 7. Cabai, minyak, gula, kemasan — dibeli banyak, dipakai buat batch hari ini dan besok. Toples dilabel dan diboks. Mobil jemput 200 unit buat distributor, secara konsinyasi — kamu dibayar cuma waktu mereka jual, belakangan, dipotong bagian mereka.

Kamu ngga tahu biaya satu toples.Cabai, minyak, toples, label, gas, waktu karyawan — ngga ada yang jumlahin per batch, jadi harga jual cuma tebakan.

Stok di distributor itu uang yang ngga kelihatan.Sudah keluar dari rak kamu tapi belum laku. Sampai mereka lapor, kamu ngga tahu apa yang beneran punya kamu.

Ngga ada yang bisa bilang siapa utang berapa.Tiga distributor, tiga laporan penjualan beda, tiga tanggal bayar beda — dikejar dari ingatan.

Rasa yang kurang laku tetap dimasak terus.Kamu masak apa yang biasa kamu masak. Apa versi pedas atau original yang beneran nutup biayanya sendiri, ngga ada yang cek.

Kamu tahu kompor selalu nyala. Kamu ngga tahu untung apa ngga.

Pesanan terus masuk dan saldo bank kelihatan oke. Tapi biaya beneran satu batch — tiap bahan, tiap toples, tiap jam — ngga pernah dijumlahin lawan apa yang beneran laku. Kamu mungkin lagi bayar diri sendiri buat masak rasa yang rugi tiap kali.

Dan stok konsinyasi yang ada di tiga distributor beda itu uang beneran, jadi hak kamu, yang ngga ada yang di dapur lacak. Siapa sudah habis jual, siapa masih ada stok, siapa sudah bayar — pertanyaan tanpa jawaban sampai kamu telepon satu-satu.

Gimana Niagawan beresin

Batch, distributor dan pembayaran — satu catatan, bukan tiga

Biaya batch dicatat sekali, lawan apa yang dihasilkan. Stok yang dikirim ke distributor tetap punya kamu sampai mereka lapor penjualan. Waktu laku, langsung jadi pemasukan — bukan telepon yang harus kamu bikin.

01

Catat biaya batch

Bahan dan kemasan, dijumlahin per batch, bukan tebakan.

02

Kirim stok ke distributor sebagai konsinyasi

Keluar dari rak kamu tapi tetap jadi inventori kamu — belum jadi penjualan.

03

Distributor lapor apa yang laku

Jumlah itu jadi penjualan, sesuai harga yang disepakati, begitu dimasukkan.

04

Sudah masuk pembukuan kamu

Biaya, pemasukan dan apa yang masih jadi hak kamu — terupdate, ngga perlu dibangun ulang akhir bulan.

Di tempat lain kamu simpan buku produksi dan aplikasi terpisah buat jualan, dan keduanya ngga bisa bilang biaya beneran satu toples. Atau kamu pakai aplikasi gratis yang catat penjualan begitu stok keluar dari tangan kamu — yang salah begitu kamu mulai jual secara konsinyasi.

Di dalam sistem — layar asli

Di dalam sistem — layar asli

Bukan janji — ini layar asli yang kamu pakai tiap hari.

01 · Belanja & HPP

Setiap belanja bahan langsung jadi harga pokok penjualan

Bahan, kemasan dan gas yang dibeli dicatat sebagai belanja — biayanya otomatis masuk laba rugi sesuai periode yang kamu pilih.

  • Belanja bahan (cabai, minyak, toples, label, kemasan) dicatat langsung dari HP
  • Setiap belanja jadi HPP — bukan hilang di saldo bank
  • Laba rugi keluar otomatis sesuai bulan, tahun atau tanggal yang kamu pilih
  • Catatan belanja jadi dasar laba rugi yang bisa dipercaya, bukan kertas berantakan
02 · Stok Konsinyasi

Stok di distributor tetap milik kamu — sampai terjual

Kirim 200 unit, itu masih inventori kamu. Distributor lapor jual, kuantitasnya langsung jadi penjualan — sisanya tetap jadi stok di tangan mereka.

  • Stok yang dikirim ngga langsung dihitung jual — tetap jadi inventori kamu
  • Begitu distributor lapor jual, penjualan dicatat sesuai harga yang disepakati
  • Kelihatan jelas berapa stok ada di tiap distributor, kapan aja
  • Ngga perlu lagi nunggu telepon buat tahu apa yang laku
03 · Invoice & Penagihan

Siapa udah bayar, siapa masih ngutang — jelas, bukan dari ingatan

Invoice penjualan dicatat langsung untuk tiap distributor atau order — status bayar kelihatan jelas, ngga perlu kejar dari ingatan.

  • Invoice untuk tiap distributor atau order langsung, bukan cuma struk WhatsApp
  • Stok balik ngga terjual? Credit Note yang urus, bukan hapus catatan
  • Status jelas: siapa udah lunas, siapa masih ngutang, kapan jatuh tempo
04 · e-Faktur DJP

Begitu giliran kamu tiba, sistemnya udah siap

e-Faktur (DJP) sudah terpasang di sistem — penjualan kecil ke pelanggan biasa bisa digabung jadi satu invoice konsolidasi.

  • e-Faktur sudah terpasang — bukan add-on berbayar
  • Jualan retail/walk-in digabung jadi satu invoice konsolidasi ke DJP
  • Siap kapan pun giliran bisnis kamu tiba, ngga perlu tunggu last minute
05 · Pembukuan & Untung

Dapur terus jalan — tapi untung apa ngga?

Biaya belanja dan penjualan langsung terkumpul di pembukuan — laporan laba rugi siap kapan aja, ngga perlu tunggu akuntan di akhir tahun.

  • Laporan laba rugi sesuai bulan, tahun atau tanggal yang kamu pilih
  • Biaya belanja dan penjualan di satu tempat, bukan dua sistem terpisah
  • Ngga perlu tunggu akuntan buat tahu bulan ini untung apa ngga
Apa yang kamu perlu

Semua yang produsen makanan perlu — ngga ada yang perlu dibeli

Ngga ada perangkat di paket ini. Kamu hitung biaya batch dan lacak distributor dari HP atau laptop. Kamu bayar software, setahun sekali, dan mulai hari itu juga.

Paket produksi makanan

Plus 4.0 — pembukuan cloud lengkap

Biaya batch, stok konsinyasi, pengeluaran dan rekonsiliasi bank, dari HP kamu.

Software — langganan tahunan

Akuntansi Rp2,4 juta
Bisa dipakai tim kamu Termasuk
Stok konsinyasi Termasuk
Rekonsiliasi bank Termasuk
Ngga ada yang perlu dibeli

Ngga perlu mesin kasir, laci uang atau scanner. Laptop atau HP kamu sudah cukup.

Total buat mulai Rp2,4 juta

Setelah tahun pertama, kamu cuma perpanjang software Rp2,4 juta /tahun

Harga belum termasuk pajak.

Garansi 14 hari uang kembali — uang kembali penuh, tanpa pertanyaan ribet. (Langganan software saja; hardware tidak termasuk.)

Google
4.7
500+ ulasan Google

Apa kata pemilik usaha di Malaysia

“Sistem akun yang mudah dipahami dan mudah digunakan. Mempercepat setiap transaksi dan lebih gampang memantau check and balance akun.”
AA
Azreen Amiruddin
Ulasan Google
“Gampang dinavigasi dan tampilan mobile-nya bagus. Yang paling saya suka adalah layanan pelanggan lewat WhatsApp. Buat orang seperti saya yang tidak paham akuntansi dan pembukuan, ini sangat-sangat membantu.”
ME
Meor Ezammer
Ulasan Google
“Alhamdulillah, sudah masuk tahun ke-6, memakai Aplikasi Niagawan sangat memudahkan semua urusan bisnis serta akuntansi.”
KH
Kamarol Hisham
Ulasan Google

Pertanyaan yang sering ditanya

Distributor kasih laporan jual telat, gimana sistem bisa bantu?
Stok yang kamu kirim tetap jadi inventori kamu di sistem sampai kamu catat apa yang dilaporkan distributor — begitu dicatat, penjualan dan sisa stok terbaru langsung kelihatan, ngga perlu hitung manual.
Saya ngga ngerti pakai sistem pembukuan, ribet banget ya?
Sistemnya dibikin buat dipakai sendiri — plus ada support WhatsApp dari tim lokal, dalam Bahasa Indonesia, bukan chatbot.
Internet lemot atau ngga ada sinyal pas mau catat, bisa?
Jalan pakai data HP — sistemnya ringan, pakai 4G juga bisa. Semua langsung tersimpan di cloud, ngga perlu tunggu WiFi dapur.
e-Faktur DJP — kapan saya harus mulai, sistemnya udah siap?
e-Faktur (DJP) sudah terpasang langsung di sistem, bukan add-on terpisah — siap kapan pun giliran bisnis kamu tiba, termasuk invoice konsolidasi untuk penjualan kecil.
Kalau ngga cocok sama cara saya jalanin bisnis, bisa refund?
Ada garansi uang kembali 14 hari — refund penuh, ngga pakai ribet. (Software aja.)
WhatsApp

Cari software akuntansi atau kasir buat usahamu?

Chat tim kami di WhatsApp — kami tunjukin gimana Niagawan cocok buat usahamu.

Chat kami sekarang

Satu harga jelas setahun · Tanpa biaya tersembunyi

Niagawan
biasanya balas dalam beberapa menit
Boleh lihat demo dulu?
Boleh! Kapan ada waktu untuk demo gratis? 😊