Homestay kamu, dari booking WhatsApp sampai laba rugi bisnis yang jelas
Tamu booking lewat WhatsApp, bayar DP, bayar sisanya waktu datang — dan tiap rupiah masuk pembukuan kamu, cocok dengan bank, lengkap dengan biaya bersih-bersih dan listrik. Pembukuan yang dibikin buat usaha yang kamu jalankan dari HP.
Kalender penuh bukan berarti homestay untung
Tamu chat. Kamu kasih harga. Dia kirim screenshot DP. Kamu catat di buku, atau ngga. Dua minggu kemudian dia datang, bayar sisanya tunai, lalu pulang. Petugas bersih-bersih dibayar, tagihan listrik datang, dan semuanya ngga ada di satu tempat.
DP dan pelunasan hilang di chat.Siapa sudah lunas, siapa masih kurang, siapa batal dan harus di-refund — kamu scroll buat tahu.
Kamu ngga lihat untung bisnis yang sebenarnya.Uang masuk kelihatan, tapi setelah tagihan dan perbaikan, untung aslinya cuma tebakan.
Pengeluaran keluar dari dompet sendiri.Petugas bersih-bersih, gas, kasur baru. Berbulan-bulan kemudian kamu ngga bisa pisahin usaha dari rumah tangga.
Musim pajak jadi kerja dari nol.Pembukuan minta data setahun. Kamu kasih rekening koran dan ingatan.
Kamu punya booking. Kamu ngga punya pembukuan.
Tiap menginap itu satu penjualan kecil dengan dua tiga pembayaran dan beberapa biaya. Disimpan di chat, jadi kacau. Disimpan sebagai pembukuan, jadi usaha yang bisa dibaca: tiap unit dapat berapa bulan ini, biayanya berapa, dan berapa yang beneran punya kamu setelah tagihan.
Dan waktu platform booking bayar telat, atau kurang, kamu mau tahu — karena kamu ngga bisa nagih apa yang ngga kamu catat.
Tiap booking jadi catatan, tiap pembayaran ada tempatnya
Kamu kasih penawaran dari sistem, DP dan pelunasan dicatat di booking itu, dan pengeluaran ada di sebelahnya. Ngga ada yang cuma hidup di chat.
Kasih penawaran dari HP
Tanggal, harga, DP — satu penawaran, kirim lewat WhatsApp.
Jadikan invoice waktu confirm
DP dicatat di situ. Sisanya ya yang belum dibayar.
Catat pelunasan, bank ikut cocok
Tunai waktu datang, transfer, pembayaran platform — cocok dengan rekening koran kamu.
Baca laba rugi bisnis, kapan saja
Pemasukan dan pengeluaran berdampingan. Bukan setahun sekali — tiap kamu buka aplikasi.
Di tempat lain kamu dapat kalender booking tanpa pembukuan di belakangnya, atau sistem akuntansi yang dibikin buat kantor. Niagawan itu pembukuannya, dibikin supaya pemilik homestay bisa jalankan dari HP.
Di dalam sistem — layar asli
Bukan janji — ini layar asli yang kamu pakai tiap hari.
Booking WhatsApp jadi invoice — DP ngga kecampur lagi
Penawaran dari sistem langsung jadi invoice begitu tamu confirm. DP booking dan deposit jaminan ada di baris terpisah.
- Penawaran di WhatsApp, jadi invoice sekali tap pas confirm
- DP booking & deposit jaminan — dua baris, ngga kecampur
- Sisa tagihan jelas — ngga usah scroll chat nyari siapa udah bayar
- Refund deposit jaminan? Satu baris, ngga usah diinget-inget
Cleaning service, wifi, listrik — dicatat dari HP, bukan dari kantong sendiri
Tiap pengeluaran rutin — cleaning service, wifi, listrik, perlengkapan homestay — dicatat langsung dari HP, hari itu juga.
- Pengeluaran rutin: cleaning service, wifi, listrik, sewa
- Dicatat langsung dari HP, pas pengeluaran terjadi — bukan akhir bulan
- Tiap pengeluaran udah berkategori, gampang kalau akuntan nanya
- Bisnis dan kantong pribadi ngga lagi kecampur
Laba rugi & laporan pembukuan — kapan aja, ngga usah tunggu akhir tahun
Invoice dan pengeluaran yang sama langsung bikin laporan laba rugi — cek kapan aja, bukan setahun sekali.
- P&L otomatis — bulanan atau tahunan, kapan kamu mau
- Pendapatan dan pengeluaran bersebelahan, ngga usah nebak-nebak
- Cocokkan pembayaran — tunai, transfer, payout OTA — sama catatan bank
- Laporan siap kapan aja akuntan atau musim pajak minta
e-Faktur DJP — wajib buat bisnis sewa, sistemnya udah siap
e-Faktur sekarang wajib buat bisnis sewa kayak homestay. Tiap invoice booking langsung terkirim dan status submission-nya jelas.
- e-Faktur (DJP) sudah terpasang, ngga ada biaya tambahan
- Tiap booking jadi invoice, otomatis patuh e-Faktur DJP
- Status submission jelas — disetujui, ditolak, atau dibatalkan
- Booking tunai tanpa e-Faktur individu — digabung jadi satu invoice gabungan ke DJP
Semua yang homestay perlu — ngga ada yang perlu dibeli
Ngga ada perangkat di paket ini. HP atau laptop kamu itu kasirnya. Kamu bayar software, setahun sekali, dan mulai hari itu juga.
Plus 4.0 — pembukuan cloud lengkap
Penawaran, invoice, kuitansi, pengeluaran dan rekonsiliasi bank, dari HP kamu.
Software — langganan tahunan
Ngga perlu mesin kasir, laci uang atau scanner. Laptop atau HP kamu sudah cukup.
Setelah tahun pertama, kamu cuma perpanjang software Rp2,4 juta /tahun
Harga belum termasuk pajak.
Garansi 14 hari uang kembali — uang kembali penuh, tanpa pertanyaan ribet. (Langganan software saja; hardware tidak termasuk.)
Apa kata pemilik usaha di Malaysia
“Alhamdulillah, sekarang sudah tahun keenam saya memakai aplikasi Niagawan Plus. Aplikasi Niagawan ini bagus sekali dan memudahkan saya memberikan quotation dan invoice ke pelanggan.”
“Gampang dinavigasi dan tampilan mobile-nya bagus. Yang paling saya suka adalah layanan pelanggan lewat WhatsApp. Buat orang seperti saya yang tidak paham akuntansi dan pembukuan, ini sangat-sangat membantu.”
“Sudah pakai produk mereka sejak 2021, memang terbaik dan sangat membantu para pedagang yang tidak punya latar belakang keuangan.”
Pertanyaan yang sering ditanya
Masih pakai Excel/buku — ini beneran lebih baik?
Booking dari Airbnb/Booking.com harus diinput manual?
Gimana cara refund deposit jaminan tanpa jadi 'pengeluaran'?
Saya ngga punya background akuntansi — bisa handle?
Kalau ternyata ngga cocok, gimana?
Cari software akuntansi atau kasir buat usahamu?
Chat tim kami di WhatsApp — kami tunjukin gimana Niagawan cocok buat usahamu.
Satu harga jelas setahun · Tanpa biaya tersembunyi