Niagawan
Akuntansi

Usaha distribusi kamu, dari mobil berangkat jam 7 sampai tahu persis siapa utang berapa

Kamu pasok empat puluh toko dengan tempo, dan uangnya balik sepotong-sepotong. Tiap pengiriman jadi invoice, tiap pembayaran ketemu invoice-nya, dan toko yang mulai nunggak kelihatan sendiri. Pembukuan yang dibikin buat usaha yang jalan pakai tempo.

Usaha distribusi kamu, dari mobil berangkat jam 7 sampai tahu persis siapa utang berapa
Hari kamu, sekarang ini

Jualan tempo itu memang usahanya — kehilangan jejaknya itu bocornya

Mobil muat barang jam 7 dan jalan sesuai daftar. Di tiap toko, sopir tulis nota rangkap, pemilik toko tanda tangan, tempo tiga puluh hari. Akhir bulan, satu-satunya catatan semua piutang kamu di pasar cuma tumpukan nota rangkap — dan ingatan siapa janji apa.

Kamu ngga bisa bilang, hari ini, pasar utang kamu berapa.Totalnya tersebar di puluhan buku dan cicilan setengah-setengah. Ngitungnya makan sehari, jadi ngga ada yang ngitung.

Toko yang telat bayar tetap dapat barang.Sopir ngga tahu toko itu sudah nunggak sembilan puluh hari. Jadi mobil tetap mampir, dan lubangnya makin dalam.

Barang titipan hilang di toko orang.Kamu taruh barang. Sudah laku, masih di rak, atau keluar lewat pintu belakang — ngga ada yang catat.

Akhir bulan jadi seminggu bikin tagihan.Tiap toko minta rinciannya. Kamu tulis satu-satu, lalu berdebat transfer itu buat invoice yang mana.

Angka penjualan kelihatan besar. Rekening bank bilang lain.

Tiap pengiriman dihitung penjualan, jadi bulannya kelihatan besar. Tapi penjualan tempo tiga puluh hari bukan uang — itu janji. Yang kamu ngga punya itu daftar satunya lagi: toko mana yang utang, berapa, dan tiap utang sudah berapa lama. Daftar itu bedanya bulan yang besar dengan bulan yang untung.

Dan di antara diskon, barang retur dan toko yang diam-diam melorot dari tiga puluh hari ke sembilan puluh, margin yang kamu kira kamu dapat dan margin yang beneran kamu tagih itu dua angka berbeda. Cuma satu yang bisa bayar supplier kamu.

Gimana Niagawan beresin

Tiap kiriman jadi invoice, tiap toko punya rincian, tiap pembayaran cocok

Invoice dibikin waktu kirim, saldo toko update sendiri, dan umur piutang kasih tahu siapa yang harus dikejar selagi utangnya masih muda. Ngga ada yang ditulis dua kali.

01

Invoice dari HP, waktu kirim

Toko, barang, tempo. Kirim lewat WhatsApp sebelum mobil jalan lagi.

02

Tiap toko bawa rinciannya sendiri

Tiap invoice dan tiap pembayaran di toko itu. Saldonya live, bukan hitung-hitungan akhir bulan.

03

Umur piutang tunjukkan siapa yang melorot

Tiga puluh, enam puluh, sembilan puluh hari, per toko. Kamu lihat selagi jumlahnya masih layak satu telepon.

04

Pembayaran langsung masuk pembukuan kamu

Transfer atau giro, dicocokkan dengan invoice dan bank. Ngga ada yang perlu diketik akhir bulan.

Di tempat lain kamu pakai aplikasi nota buat mobil dan sistem akuntansi buat pembukuan, lalu ketik ulang satu ke yang lain. Atau aplikasi nota gratis — oke sampai kamu tanya siapa yang utang dari sembilan puluh hari lalu, dan dia ngga bisa jawab.

Di dalam sistem — layar asli

Di dalam sistem — layar asli

Bukan janji — ini layar asli yang kamu pakai tiap hari.

01 · Invoice & Surat Jalan

Invoice dan surat jalan sekali jalan — bukti kirim, bukti terima

Surat jalan jadi bukti barang sampai, invoice jadi bukti jualan sah — sekali bikin, termin bayar (30, 60, 90 hari) langsung melekat per toko.

  • Surat jalan mencatat barang yang dikirim dan diterima — bukti sebelum ada yang bilang 'barang belum sampai'
  • Invoice langsung keluar dari surat jalan yang sama — ngga perlu ketik dua kali di kantor
  • Termin bayar (30, 60 atau 90 hari) ditetapkan per toko — bukan hafalan sopir di jalan
  • Nomor invoice urut otomatis dari sistem — bukan buku karbon yang bisa hilang halamannya
02 · Harga Per Pelanggan

Harga otomatis per pelanggan — stokis, agen, dropship, semua beda

Tiap pelanggan bisa punya harga sendiri — stokis, agen atau dropship. Pas bikin invoice buat toko itu, harga yang benar langsung kepakai.

  • Tetapkan harga beda-beda per jenis pelanggan — stokis, agen, dropship — cukup sekali aja
  • Pas invoice dibuat buat pelanggan itu, harga yang benar langsung kepakai — bukan hitung manual tiap kali
  • Sopir atau karyawan ngga perlu hafal harga siapa buat pelanggan mana — sistem udah tetapkan
  • Hindari kejadian kasih harga salah ke pelanggan yang salah — penyebab sengketa yang umum di bisnis ini
03 · Laporan & Aging Tiap Toko

Tiap toko punya laporan sendiri — aging nunjukkin siapa yang nunggak

Saldo tiap toko update sendiri begitu invoice atau bayaran masuk. Aging kepecah jadi current, 1-30, 31-60, 61+ hari — ngga perlu hitung manual.

  • Tiap toko punya laporan sendiri — semua invoice dan bayaran pada toko itu, saldonya live
  • Aging kepecah per toko: current, 1-30, 31-60, 61+ hari — siapa yang nunggak kelihatan langsung
  • Kamu bisa bilang hari ini juga, persis, berapa piutang kamu di pasar — bukan kumpulin dari puluhan buku
  • Sopir bisa tahu toko mana udah telat bayar sebelum truk mampir lagi
04 · e-Faktur DJP

Sistem udah siap e-Faktur — bukan tunggu last minute

e-Faktur (DJP) udah terpasang di sistem, gratis. Hubungkan akun DJP sekali aja pas setup — abis itu tiap invoice langsung bisa dikirim.

  • e-Faktur (DJP) langsung terpasang di sistem — bukan add-on berbayar terpisah
  • Wajib kalau omzet tahunan lewat batas DJP, opsional (bisa dimatikan) kalau masih di bawah itu
  • Belum banyak bisnis di trade ini pakai e-Faktur — kamu siap duluan sebelum yang lain kejar-kejaran
  • Tiap invoice yang udah kamu buat di sistem langsung bisa dikirim ke DJP — ngga perlu input data dua kali
05 · Laba Rugi & Laporan Keuangan

Tahu untung yang sebenarnya — bukan nebak dari saldo bank

Gaji sopir, solar, sewa gudang, stok masuk — semua masuk sistem, laba rugi keluar otomatis. Lihat bulanan, tahunan atau periode sendiri.

  • Pengeluaran harian (gaji, solar, sewa gudang) langsung tercatat — bukan catatan berserakan
  • Invoice pembelian dari upstream (stok masuk) langsung jadi biaya di laba rugi
  • Laba rugi keluar otomatis — bulanan, tahunan atau periode yang kamu pilih sendiri
  • 73% bisnis di trade ini udah generate laba rugi langsung dari sistem — ngga perlu nunggu akuntan
Apa yang kamu perlu

Semua yang distributor perlu — ngga ada yang perlu dibeli

Ngga ada perangkat di paket ini. Mobil jalan pakai HP, kantor jalan pakai laptop. Kamu bayar software, setahun sekali, dan kirim invoice pertama hari itu juga.

Paket distributor

Plus 4.0 — pembukuan cloud lengkap

Invoice, rincian piutang, umur piutang, konsinyasi dan rekonsiliasi bank, dari HP kamu.

Software — langganan tahunan

Akuntansi Rp2,4 juta
Bisa dipakai tim kamu Termasuk
Konsinyasi Termasuk
Rekonsiliasi bank Termasuk
Ngga ada yang perlu dibeli

Ngga perlu mesin kasir, laci uang atau scanner. Laptop atau HP kamu sudah cukup.

Total buat mulai Rp2,4 juta

Setelah tahun pertama, kamu cuma perpanjang software Rp2,4 juta /tahun

Harga belum termasuk pajak.

Garansi 14 hari uang kembali — uang kembali penuh, tanpa pertanyaan ribet. (Langganan software saja; hardware tidak termasuk.)

Google
4.7
500+ ulasan Google

Apa kata pemilik usaha di Malaysia

“Saya sudah pakai Niagawan sejak 2021 dan secara keseluruhan pengalamannya bagus sekali. Sistemnya gampang dipakai, bahkan buat pemula, dan fiturnya lengkap untuk menjalankan bisnis online dengan lancar. Yang paling saya suka, sistemnya ramah pengguna dan platformnya stabil dari tahun ke tahun.”
FF
Fadzli Fuzi
Ulasan Google
“Memudahkan urusan jual beli untuk perusahaan kami. Selain itu paperless juga menghemat banyak biaya perusahaan kami. E-invoice juga ada di dalam sistem ini. Terima kasih Niagawan.”
CB
cream_puff by_yana
Ulasan Google
“Sudah lebih 2 tahun pakai Niagawan. Alhamdulillah mudah & user friendly. Dari tahun ke tahun sistem dan tampilannya makin bagus. Customer service-nya juga cepat merespons & mudah diajak berurusan.”
ES
EE Station Resources
Ulasan Google

Pertanyaan yang sering ditanya

Saya punya puluhan pengusaha/agen yang bawa order sendiri — mereka bisa input order langsung di sistem ngga?
Jujur aja — buat sekarang sistemnya belum punya portal terpisah buat agen input order sendiri; karyawan kantor kamu yang perlu masukkan pesanan mereka sebagai invoice. Cara umum pengguna lain kerjain: satu admin pusat terima order WhatsApp/Excel dari agen terus diinput.
Saya punya beberapa sub-distributor/cabang — bisa kelihatan semua dalam satu dashboard?
Paket dasar termasuk 2 pengguna dan satu outlet utama. Kalau kamu perlu tambah cabang atau pengguna buat lihat semua dalam satu sistem, itu add-on terpisah sesuai jumlahnya — bukan konsolidasi otomatis puluhan cabang yang udah termasuk di paket dasar.
Sistem ini udah siap buat e-Faktur DJP apa belum?
e-Faktur (DJP) langsung terpasang di sistem, bukan add-on terpisah. Langkah pertamanya, hubungkan akun DJP kamu dengan Niagawan sekali aja pas setup — abis itu tiap invoice langsung bisa dikirim, ngga perlu cari sistem lain.
Kalau sistemnya ada masalah atau saya ngga paham cara pakainya, bisa telepon langsung?
Support kami jalan lewat WhatsApp dalam Bahasa Indonesia — tim balas cepat dan kamu punya rekam obrolan buat dicek lagi kapan aja, ngga perlu nunggu janji ketemu buat selesain masalah.
Kalau ternyata ngga cocok sama cara bisnis kami jalan setelah dicoba, bisa refund ngga?
Ada garansi uang kembali penuh dalam 14 hari, ngga pakai tanya-tanya ribet — risiko awal kamu kecil.
WhatsApp

Cari software akuntansi atau kasir buat usahamu?

Chat tim kami di WhatsApp — kami tunjukin gimana Niagawan cocok buat usahamu.

Chat kami sekarang

Satu harga jelas setahun · Tanpa biaya tersembunyi

Niagawan
biasanya balas dalam beberapa menit
Boleh lihat demo dulu?
Boleh! Kapan ada waktu untuk demo gratis? 😊