Percetakan kamu, dari penawaran di WhatsApp sampai angka untung beneran akhir bulan
Order spanduk, DP, fotokopi walk-in dan pelunasan waktu barang diambil — semuanya masuk satu sistem pembukuan, beres tanpa lembur ngetik. Jalan di laptop yang kamu sudah punya — ngga perlu mesin kasir.
Mesin sibuk bukan berarti toko dapat uang
Pelanggan chat: satu spanduk, jadi hari Kamis. Kamu hitung harga dan ketik balasannya. DP masuk sebagai screenshot. Order naik ke papan tulis. Seharian kasir melayani fotokopi dan kartu nama kilat, dan hari Kamis pelanggan ambil barang, bayar sisanya tunai — atau bilang nanti dilunasi.
Pelunasan diam-diam ngga tertagih.Pelanggan ambil spanduk, janji melunasi, dan chat-nya tenggelam. Ngga ada yang pegang daftar siapa masih kurang bayar.
Kamu kasih harga pakai harga lama.Bahan naik, tinta naik, tukang potong ikut naik. Harga di chat kamu ngga naik. Order jalan, untungnya makin tipis.
Uang order dan uang kasir nyampur di satu laci.DP, pelunasan, uang fotokopi. Waktu tutup jadi satu tumpukan, dan ngga bisa dipisah lagi per order.
Tiap harga harus dari kamu.Karyawan ngga bisa kasih harga spanduk, jadi pelanggan nunggu bos balas — dan ada yang ngga nunggu.
Mesin jalan terus. Untungnya cuma kira-kira.
Chat penuh order dan laci ada uang, jadi rasanya bulan yang bagus. Tapi bahan naik, kerjaan yang dioper keluar naik, dan order kilat dihargai pakai harga lama. Bulan ini toko beneran untung atau ngga, kamu baru tahu akhir tahun dari pembukuan — sudah telat buat ubah harga apa pun.
Dan uang yang orang utang ke kamu ngga kelihatan. Order diambil atas janji, DP nunggu pelunasan, tagihan supplier buat rol bahan terakhir — berapa yang beneran punya kamu setelah semua itu, ngga ada yang pegang angkanya.
Penawaran, DP, kasir dan pembukuan — satu sistem
Penawaran yang kamu kirim lewat WhatsApp jadi invoice, DP dan pelunasan dicatat di situ, dan kasir walk-in masuk ke buku yang sama. Ngga ada yang dihitung dua kali.
Kasih penawaran dari sistem
Ukuran, jumlah, harga — satu penawaran, kirim ke pelanggan lewat WhatsApp.
DP dicatat di order itu
Confirm jadi invoice. DP nempel di situ; sisanya ya yang belum dibayar.
Walk-in dan belanja bahan langsung dicatat
Fotokopi dan kartu nama kilat jadi invoice penjualan dari laptop yang ada. Belanja bahan, tinta dan kerjaan yang dioper keluar dicatat sebagai faktur pembelian.
Langsung jadi pembukuan, pakai modal asli
Tiap order, penjualan konter dan belanja bahan — HPP dihitung otomatis di laba-rugi. Ngga ada yang perlu diketik akhir bulan.
Di tempat lain kamu beli mesin kasir buat konter dan sistem akuntansi buat order, dan keduanya ngga nyambung. Atau kamu jalankan toko pakai chat dan kalkulator — oke, sampai kamu mau tahu siapa yang utang ke kamu dan bulan ini untung apa ngga.
Di dalam sistem — layar asli
Bukan janji — ini layar asli yang kamu pakai tiap hari.
Penawaran jadi invoice, satu tindakan
Kamu udah kasih penawaran job itu di WhatsApp — sistem simpan sebagai penawaran, satu tap jadi invoice pas pelanggan konfirmasi.
- Penawaran nyimpan ukuran, bahan, jumlah dan harga — bukan cuma di kepala kamu
- Pelanggan konfirmasi? Satu tap jadi invoice, ngga perlu ketik ulang
- Riwayat penawaran tersimpan — karyawan pun bisa kasih penawaran pakai harga terbaru, ngga perlu nunggu bos
- Pakai dari HP atau laptop, di mana pun kamu berada
DP dan sisa, nempel di invoice — bukan di ingatan
DP yang masuk sebagai screenshot langsung dicatat di invoice job itu — sisa yang belum dibayar kelihatan jelas, sampai job diambil.
- DP dicatat langsung di invoice, bukan catatan terpisah
- Sisa yang belum dibayar kelihatan jelas — siapa udah lunas, siapa masih nunggak
- Job batal setelah DP dibayar? Refund pakai Credit Note, bukan hapus catatan
- Ngga ada lagi nanya 'job ini udah dibayar lunas apa belum'
Belanja bahan dan pengeluaran, langsung jadi biaya barang terjual
Belanja bahan (flex, tinta, vinyl) dan pengeluaran usaha dicatat langsung — sistem otomatis hitung jadi COGS di laba rugi bulanan keseluruhan, bukan per job.
- Belanja bahan (flex, tinta, vinyl) dicatat langsung dari HP atau laptop
- Kerja outsource (die-cut, jahit) dicatat sebagai belanja terpisah, bukan campur sama bahan
- Pengeluaran usaha (sewa, listrik) ikut dicatat, bukan cuma belanja bahan
- Tiap belanja dan pengeluaran otomatis masuk COGS di laba rugi bulan itu — bukan hitung untung per job
e-Faktur buat klien korporat, walk-in juga siap
Job korporat langsung keluar e-Faktur dari invoice yang sama. Penjualan walk-in kecil digabung jadi satu e-Faktur gabungan ke DJP.
- e-Faktur (Coretax DJP) sudah terpasang — bukan add-on berbayar
- Klien perusahaan dapat e-Faktur dari invoice yang sama, ngga perlu isi portal terpisah
- Penjualan walk-in tanpa e-Faktur digabung jadi satu invoice gabungan ke DJP
- PPN usaha kamu dihitung otomatis
Untung beneran, bukan kira-kira
Tiap job dan penjualan kasir langsung masuk pembukuan — laporan laba rugi kamu siap kapan aja, ngga perlu nunggu akuntan akhir tahun.
- Laporan laba rugi per bulan, tahun atau tanggal yang kamu pilih
- Belanja bahan (flex, tinta) dan kerja outsource dicatat sebagai pengeluaran/invoice belanja
- Ngga perlu nunggu akuntan buat tahu bulan ini untung apa ngga
Semua yang percetakan perlu — ngga ada yang perlu dibeli
Ngga ada perangkat di paket ini. Laptop yang kamu punya sudah cukup. Kamu bayar software, setahun sekali, dan mulai hari itu juga.
Plus 4.0 — pembukuan cloud lengkap
Penawaran, DP dan belanja bahan — semua langsung masuk pembukuan, siap buat order pertama yang kamu tawarkan besok.
Software — langganan tahunan
Ngga perlu mesin kasir, laci uang atau scanner. Laptop atau HP kamu sudah cukup.
Setelah tahun pertama, kamu cuma perpanjang software Rp2,4 juta /tahun
Harga belum termasuk pajak.
Garansi 14 hari uang kembali — uang kembali penuh, tanpa pertanyaan ribet. (Langganan software saja; hardware tidak termasuk.)
Apa kata pemilik usaha di Malaysia
“Sistem akun yang mudah dipahami dan mudah digunakan. Mempercepat setiap transaksi dan lebih gampang memantau check and balance akun.”
“Sistem yang sangat memudahkan urusan saya, terutama soal keluar masuk uang, laba rugi dan sebagainya. Fungsinya sangat bagus dan mudah digunakan. Cuma klik-klik saja sudah selesai.”
“Sistem yang banyak membantu saya melacak catatan dan menagih pelanggan-pelanggan saya di mana pun saya berada. Sistemnya mudah dan sangat membantu. Kalau tidak paham, langsung ke widget dan minta bantuan tim Niagawan. Direkomendasikan buat yang mau mudah dan ringkas.”
Pertanyaan yang sering ditanya
Bayarnya bulanan apa sekali doang?
Toko saya ada kasir walk-in (fotokopi, kartu nama mendadak) — saya harus beli POS juga?
Saya udah submit e-Faktur, tapi NPWP atau nama pelanggan salah — gimana cara benerinnya?
PPN ini emang wajib buat usaha saya?
Setelah setahun, pas mau perpanjang, harganya sama ngga?
Cari software akuntansi atau kasir buat usahamu?
Chat tim kami di WhatsApp — kami tunjukin gimana Niagawan cocok buat usahamu.
Satu harga jelas setahun · Tanpa biaya tersembunyi