Panduan Harga Jual · Indonesia

Rumus BEP dan Cara Menghitungnya: Berapa yang Harus Terjual Supaya Nggak Rugi

BEP adalah jumlah jualan yang pas menutup semua biaya — rumus BEP unit dan BEP rupiah, contoh hitungan warung makan dari angka HPP yang nyata, kalkulator yang bisa langsung kamu isi, dan tiga cara menurunkan BEP yang ketinggian.

Rumus BEP: cara menghitung BEP unit dan rupiah, plus kalkulator gratis

BEP (break even point, titik impas) adalah jumlah jualan yang pas menutup semua biaya usahamu — belum untung, tapi sudah nggak rugi. Rumus BEP yang paling sering kamu butuhkan: BEP unit = biaya tetap sebulan ÷ (harga jual − biaya per unit). Contoh warung makan di bawah: biaya tetap Rp5.300.000, harga Rp18.000, biaya per porsi Rp9.680 — BEP-nya 638 porsi sebulan, sekitar 25 porsi sehari.

Kenapa angka ini penting? Karena banyak pemilik usaha cuma tahu “hari ini ramai” atau “hari ini sepi”, tapi nggak tahu garis batasnya. Mungkin kamu juga lagi di posisi ini:

  • Baru buka warung, tiap bulan bayar sewa dan gaji — sebenarnya harus laku berapa porsi sehari biar nggak nombok?
  • Omzet lumayan, tapi akhir bulan uangnya habis. Sudah untung belum sih?
  • Mau naikin harga atau nambah karyawan — aman nggak?
  • Orang bilang BEP itu balik modal. Kapan warungmu balik modal?

Di panduan ini ada rumus BEP unit dan BEP rupiah, contoh hitungan dari angka HPP yang nyata, kalkulator yang bisa langsung kamu isi, bedanya BEP dengan HPP, balik modal, dan ROI, plus tiga cara menurunkan BEP yang ketinggian.

Grafik konsep BEP: garis total biaya mulai dari biaya tetap, garis penjualan mulai dari nol dan naik lebih cepat. Keduanya bertemu di titik BEP, nggak rugi dan belum untung. Di kiri titik itu rugi, di kanannya untung.
Garis penjualan memotong garis total biaya di satu titik — itulah BEP.
📋 Ringkasan singkat
  • BEP = jualan minimal supaya semua biaya tertutup. Di titik ini untungmu Rp0.
  • Rumus BEP unit = biaya tetap ÷ (harga jual − biaya per unit)
  • Rumus BEP rupiah = biaya tetap ÷ rasio sisa, atau cukup BEP unit × harga jual
  • BEP per hari = BEP unit ÷ jumlah hari buka
  • BEP bukan HPP, bukan balik modal. Bedanya di bagian 07.

01. BEP itu apa? (jawaban singkat)

BEP adalah titik di mana uang dari penjualan sama persis dengan semua biaya yang kamu keluarkan. Di bawah titik itu kamu rugi, di atasnya baru untung. Nama lainnya break even point atau titik impas — semuanya sama.

Yang bikin BEP berguna buat pemilik usaha: angkanya bisa kamu ubah jadi target harian yang gampang diingat. Bukan “omzet harus Rp11 juta sebulan”, tapi “hari ini minimal 25 porsi”. Target sesederhana itu bisa ditempel di dekat kasir.

🧠 Bayangkan warungmu

Pintu warung dibuka jam 7 pagi. Sewa, gaji pelayan, dan listrik bulan ini sudah pasti keluar, laku atau nggak. Tiap porsi yang terjual menyisakan sedikit uang untuk mencicil biaya itu. Porsi ke berapa yang melunasi semuanya? Itulah BEP-mu. Porsi sesudahnya baru jadi untung.

Buat apa dihitung? Tiga keputusan yang langsung terbantu: apakah harga jualmu sudah cukup, berapa target jualan harian, dan apakah menambah biaya (karyawan baru, sewa tempat lebih besar) masih masuk akal.

02. Sebelum hitung: pisahkan biaya tetap dan biaya variabel

Kenapa langkah ini duluan? Karena rumus BEP butuh biayamu dipisah jadi dua kelompok. Kalau tercampur, hasilnya meleset — dan kamu nggak akan sadar hitunganmu salah.

Kamu cukup butuh 3 angka:

  1. Biaya tetap sebulan — biaya yang tetap kamu bayar walaupun warung sepi. Sewa, gaji bulanan, internet.
  2. Biaya per unit — biaya yang ikut naik kalau jualan naik. Istilahnya biaya variabel. Di warung makan, ini HPP per porsi: bahan, kemasan, gas masak.
  3. Harga jual per unit — harga di menu.
Tiga angka yang kamu butuh untuk menghitung BEP, contoh warung makan: biaya tetap per bulan Rp5.300.000 yang tetap dibayar walau sepi, biaya per porsi Rp9.680 yang ikut naik kalau jualan naik, dan harga jual Rp18.000 sesuai menu.
Cuma tiga angka ini bahan rumus BEP (contoh warung makan).

Cara paling gampang memilahnya: tanya ke tiap biaya, “kalau bulan ini nggak ada yang beli sama sekali, biaya ini tetap keluar nggak?” Kalau tetap keluar, masuk biaya tetap. Kalau ikut hilang, masuk biaya variabel.

Biaya di warung makanTetap atau variabel?Kenapa
Sewa tempat✅ TetapDibayar penuh walau sepi
Gaji pelayan bulanan✅ TetapGajinya sama, laku 10 atau 100 porsi
Internet✅ TetapTagihan bulanan yang sama
Ayam, beras, bumbu🔄 VariabelMakin banyak porsi, makin banyak belanja
Kemasan / box🔄 VariabelSatu box per porsi yang laku
Upah masak per batch🔄 VariabelDibayar per kali masak
Listrik & air⚖️ Setengah-setengahAda bagian tetap (lampu, kulkas) dan bagian yang naik kalau ramai
Memilah biaya warung makan jadi dua kelompok. Biaya tetap: sewa tempat, gaji pelayan bulanan, internet, dan bagian tetap listrik dan air. Biaya variabel: ayam, beras, bumbu, kemasan atau box, upah masak per batch, dan bagian listrik dan air yang naik kalau ramai.
Listrik & air dibelah dua — sisanya jelas masuk salah satu kelompok.

Untuk biaya yang setengah-setengah, nggak perlu presisi. Lihat tagihan listrik bulan paling sepi — itu kira-kira bagian tetapnya. Masukkan ke biaya tetap, dan jangan hitung dua kali di biaya per porsi.

⚠️ Jangan hitung dua kali

Kalau upah masak dan gas dapur sudah masuk HPP per porsi, jangan masukkan lagi ke biaya tetap. Satu biaya cukup masuk satu kelompok saja.

Kalau kamu belum punya angka biaya per porsi, hitung dulu lewat cara menghitung HPP per porsi. Angka itulah biaya variabelmu.

03. Rumus BEP unit dan BEP rupiah — kamu butuh yang mana?

Ada dua bentuk BEP, dan dua-duanya menjawab pertanyaan yang sama dengan satuan berbeda. Pilih sesuai cara usahamu berjualan.

Kalau usahamu…PakaiHasilnya
Jual satu produk utama per porsi, gelas, atau potongBEP unit“Harus laku 638 porsi sebulan”
Jual banyak macam barang dengan harga beda-beda (toko, minimarket)BEP rupiah“Omzet minimal Rp9.960.000 sebulan”
Mau target harian yang gampang diingatBEP unit ÷ hari buka“25 porsi sehari”
Alur memilih rumus BEP. Kalau jualanmu satu produk utama, pakai BEP unit dalam porsi, gelas, atau barang per bulan. Kalau banyak macam, pakai BEP rupiah atau omzet minimal per bulan. Keduanya dibagi jumlah hari buka untuk dapat target harian.
Satu produk utama → BEP unit. Banyak macam → BEP rupiah. Lalu bagi hari buka.

Sebelum masuk rumusnya, kenalan dulu dengan satu angka kunci: sisa per porsi untuk menutup biaya tetap. Caranya harga jual dikurangi biaya per porsi. Istilah akuntansinya margin kontribusi, tapi kamu cukup ingat “sisa per porsi”.

Rumus BEP unit

BEP unit = biaya tetap ÷ ( harga jualbiaya per unit )

Rumus BEP rupiah

BEP rupiah = biaya tetap ÷ rasio sisa

rasio sisa = ( harga jual − biaya per unit ) ÷ harga jual

Ada jalan pintas yang lebih gampang dan hasilnya hampir sama: BEP rupiah = BEP unit × harga jual. Bedanya cuma di pembulatan, dan itu dijelaskan di contoh berikutnya.

Kartu rumus BEP dengan kode warna. BEP unit sama dengan biaya tetap dibagi harga jual dikurangi biaya per unit. BEP rupiah sama dengan biaya tetap dibagi rasio sisa. Rasio sisa sama dengan harga jual dikurangi biaya per unit, dibagi harga jual.
Oranye = biaya tetap, hijau = harga dan biaya per unit, biru = hasilnya. Simpan kartu ini.

04. Contoh: warung makan hitung BEP dari angka HPP-nya

Ini contoh yang menyambung dari panduan HPP dan markup kami. Semua angka di bawah contoh, bukan data pelanggan — yang penting polanya.

Sebuah warung makan jual nasi ayam. Dari cara menghitung HPP per porsi, biaya satu porsinya Rp9.680 (satu kali masak Rp242.000 dibagi 25 porsi, sudah termasuk bahan, kemasan, upah masak, dan gas). Harga di menunya Rp18.000.

Biaya tetap warung ini tiap bulan:

Biaya tetap sebulan (contoh)Jumlah
Sewa tempatRp2.500.000
Gaji 1 pelayan/kasirRp1.800.000
Listrik & air (lampu, kulkas)Rp500.000
InternetRp300.000
Kebersihan & lain-lainRp200.000
Total biaya tetapRp5.300.000

Sekarang hitung langkah demi langkah:

LangkahHitunganHasil
1. Sisa per porsiRp18.000 − Rp9.680Rp8.320
2. BEP unitRp5.300.000 ÷ Rp8.320 = 637,02638 porsi/bulan
3. BEP per hari (buka 26 hari)638 ÷ 26 = 24,525 porsi/hari
4. BEP rupiah638 × Rp18.000Rp11.484.000
Empat langkah menghitung BEP warung makan contoh. Satu, sisa per porsi Rp18.000 dikurangi Rp9.680 sama dengan Rp8.320. Dua, BEP unit Rp5.300.000 dibagi Rp8.320 sama dengan 637,02, dibulatkan jadi 638 porsi. Tiga, 638 dibagi 26 hari sama dengan 24,5, jadi 25 porsi per hari. Empat, BEP rupiah 638 dikali Rp18.000 sama dengan Rp11.484.000.
Empat langkah yang sama dengan tabel di atas — hasilnya 638 porsi sebulan, 25 porsi sehari.

Kenapa 637,02 dibulatkan jadi 638, bukan 637? Karena nggak ada yang jual 0,02 porsi. Coba cek sendiri:

  • Laku 637 porsi: 637 × Rp8.320 = Rp5.299.840. Kurang Rp160 dari biaya tetap — masih rugi tipis.
  • Laku 638 porsi: 638 × Rp8.320 = Rp5.308.160. Lebih Rp8.160 — sudah lewat titik impas.
💡 Aturan pembulatan

Bulatkan porsi ke atas, lalu kalikan harga. Kalau pakai rumus rasio, hasilnya Rp5.300.000 ÷ 46,22% = Rp11.466.346. Selisih Rp17.654 dengan Rp11.484.000 cuma karena pembulatan ke porsi utuh. Untuk target, pakai angka yang dibulatkan ke atas.

Grafik BEP warung contoh. Sumbu mendatar porsi terjual per bulan dari 0 sampai 900. Garis total biaya mulai dari Rp5.300.000 dan naik ke Rp14.012.000 di 900 porsi. Garis penjualan mulai dari nol dan naik ke Rp16.200.000 di 900 porsi. Keduanya bertemu di 638 porsi atau Rp11.484.000. Di 0 porsi rugi Rp5.300.000, di 900 porsi untung Rp2.188.000.
Di 0 porsi warung ini rugi Rp5.300.000; di 900 porsi untung Rp2.188.000. Garisnya bertemu di 638 porsi.

Angka 25 porsi sehari itu yang paling berguna. Kalau 26 hari buka dan tiap hari laku 25 porsi, total sebulan 650 porsi — 12 porsi di atas BEP, untung Rp108.000. Tipis, tapi sudah nggak nombok.

Target harian 25 porsi selama 26 hari buka. 25 dikali 26 sama dengan 650 porsi, lebih besar dari BEP 638 porsi, lebih 12 porsi. Hari yang laku kurang dari 25 harus ditutup hari lain.
25 porsi × 26 hari = 650 porsi. Hari yang kurang dari 25 harus ditutup hari lain.

05. Kalkulator BEP — masukkan angkamu

Isi tiga angka biayamu dan jumlah hari buka. Hasilnya langsung keluar: BEP unit sebulan, target per hari, dan BEP rupiah. Angka awal di kalkulator memakai contoh warung makan di atas.

sewa, gaji bulanan, internet, listrik bagian tetap

biaya yang ikut naik tiap unit terjual

Sisa per unitRp8.320
BEP unit per bulan638 unit
Target per hari25 unit/hari
BEP rupiahRp11.484.000

Di atas 638 unit sebulan, tiap unit tambahan menyisakan Rp8.320 untung.

📊 Kalkulator BEP (.xlsx) — rumus sudah jalan

File contohnya memakai angka yang sama persis dengan contoh di atas, jadi kamu bisa lihat rumusnya bekerja dulu, baru ganti pakai angkamu sendiri.

⚠️ BEP itu batas nggak rugi, bukan target untung

BEP cuma memberi tahu batas nggak rugi. Kalau biaya tetap yang kamu isi kelupaan satu baris, BEP-nya ikut kekecilan. Cek daftar kesalahan di bagian 10 sebelum memakai angkanya.

06. BEP kalau jualanmu banyak macam (multi produk)

Warung jarang cuma jual satu menu. Ada nasi ayam, ada es teh, harganya beda dan sisanya beda. Di sini BEP unit jadi membingungkan — 638 porsi apa? Jawabannya: pakai BEP rupiah dengan rasio sisa rata-rata.

Caranya pakai data jualan satu bulan biasa. Misalnya warung yang sama menambah es teh (contoh):

Menu (contoh sebulan)OmzetBiaya variabelSisa
Nasi ayam: 600 porsi × Rp18.000 (biaya Rp9.680)Rp10.800.000Rp5.808.000Rp4.992.000
Es teh: 900 gelas × Rp5.000 (biaya Rp1.500)Rp4.500.000Rp1.350.000Rp3.150.000
TotalRp15.300.000Rp7.158.000Rp8.142.000
  1. Rasio sisa rata-rata = Rp8.142.000 ÷ Rp15.300.000 = 53,2%
  2. BEP rupiah = Rp5.300.000 ÷ 53,2% = Rp9.959.469 → dibulatkan Rp9.960.000 omzet sebulan
BEP untuk warung dengan banyak menu. Nasi ayam omzet Rp10.800.000, biaya Rp5.808.000, sisa Rp4.992.000 atau 46 persen. Es teh omzet Rp4.500.000, biaya Rp1.350.000, sisa Rp3.150.000 atau 70 persen. Total omzet Rp15.300.000, biaya Rp7.158.000, sisa Rp8.142.000. Rasio sisa 53,2 persen, BEP omzet Rp9.960.000.
Es teh menyisakan 70% dari harganya, nasi ayam 46%. Campuran keduanya memberi rasio sisa 53,2%.

Omzet warung ini Rp15.300.000, jauh di atas Rp9.960.000. Tapi perhatikan satu hal: es teh sisanya 70% dari harga, nasi ayam cuma 46%. Kalau bulan depan es teh yang laku berkurang, rasio rata-ratanya turun dan BEP rupiah-mu naik — walau biaya tetapnya sama.

💡 Hitung ulang kalau campuran jualan berubah

Rasio sisa rata-rata bergantung pada menu apa yang paling laku. Pakai data bulan terakhir, bukan tebakan.

07. BEP bukan HPP, bukan balik modal, bukan ROI

Empat angka ini sering ketuker karena sama-sama dipakai untuk menjawab “usahaku sehat nggak?”. Padahal masing-masing menjawab pertanyaan yang berbeda, dan satu nggak bisa menggantikan yang lain.

Pakai warung contoh yang sama. Anggap modal awalnya Rp24.000.000 (contoh) dan jualan normalnya 35 porsi sehari, 910 porsi sebulan. Untung bersih sebulannya: 910 × Rp8.320 − Rp5.300.000 = Rp2.271.200.

AngkaMenjawabRumus sederhanaContoh warung ini
HPPBerapa biaya satu porsi?biaya satu kali masak ÷ porsi jadiRp242.000 ÷ 25 = Rp9.680/porsi
BEPHarus laku berapa supaya nggak rugi?biaya tetap ÷ sisa per porsiRp5.300.000 ÷ Rp8.320 = 638 porsi/bulan
Balik modalBerapa bulan modal awal kembali?modal awal ÷ untung bersih sebulanRp24.000.000 ÷ Rp2.271.200 = 10,6 bulan
ROIBerapa persen hasil dari modal?untung setahun ÷ modal × 100%Rp27.254.400 ÷ Rp24.000.000 = 113,6%/tahun
Perbandingan empat angka untuk warung contoh yang sama. HPP menjawab berapa biaya satu porsi: Rp242.000 dibagi 25 sama dengan Rp9.680 per porsi. BEP menjawab harus laku berapa: Rp5.300.000 dibagi Rp8.320 sama dengan 638 porsi per bulan. Balik modal menjawab kapan modal kembali: Rp24.000.000 dibagi Rp2.271.200 sama dengan 10,6 bulan. ROI menjawab berapa persen hasil dari modal: Rp27.254.400 dibagi Rp24.000.000 sama dengan 113,6 persen per tahun. Urutannya HPP, lalu BEP, lalu untung, lalu balik modal.
Urutannya: HPP → BEP → untung → balik modal. Lompat satu langkah, angka di belakangnya ikut salah.

Urutannya penting. HPP dipakai untuk menghitung BEP. BEP memberi tahu kapan mulai untung. Untung bersih baru bisa dipakai untuk menghitung balik modal dan ROI. Lompat satu langkah, angka di belakangnya ikut salah.

Apakah BEP sama dengan balik modal? Nggak. Warung contoh ini sudah lewat BEP di porsi ke-638 tiap bulan, tapi modal awalnya baru kembali setelah sekitar 10,6 bulan. BEP bicara biaya bulanan, balik modal bicara uang awal yang kamu keluarkan sebelum buka. Cara menghitung modal awalnya ada di panduan menghitung modal usaha dan balik modal.

Apakah HPP sama dengan BEP? Juga nggak. HPP adalah biaya per porsi — salah satu bahan rumus BEP. BEP adalah jumlah jualan. Kalau HPP-mu naik, BEP ikut naik.

📌 Yang perlu diingat

HPP = biaya per porsi. BEP = jualan minimal sebulan. Balik modal = berapa bulan modal awal kembali. ROI = persen hasil dari modal. ROI 113,6% setahun dan balik modal 10,6 bulan adalah dua cara membaca hal yang sama: modalnya kembali lebih dari sekali dalam setahun.

08. BEP yang baik berapa? (jawaban jujurnya)

Nggak ada satu angka BEP yang “baik” untuk semua usaha. BEP warung makan di pinggir jalan dan kafe di mal beda jauh, karena sewa dan harganya beda jauh. Jadi jangan membandingkan BEP-mu dengan angka usaha orang lain.

Yang bisa kamu nilai adalah jarak antara BEP dan jualan normalmu. Jarak ini disebut margin of safety — gampangnya, bantalan sebelum kamu rugi.

Pakai warung contoh: BEP 638 porsi sebulan, jualan normal 910 porsi.

  • Bantalan = 910 − 638 = 272 porsi sebulan, sekitar 10 porsi sehari.
  • Dalam persen: 272 ÷ 910 = 29,9%. Artinya jualanmu masih bisa turun hampir 30% sebelum warung mulai nombok.
Bantalan sebelum rugi untuk warung contoh. Per bulan: 0 sampai 638 porsi di bawah BEP berarti rugi, lalu bantalan 272 porsi atau 29,9 persen sampai jualan normal 910 porsi, contoh 35 porsi per hari. Per hari: BEP 24,5 porsi dibanding jualan normal 35 porsi, bantalan sekitar 10 porsi per hari.
Bantalan 272 porsi sebulan (29,9%) — sekitar 10 porsi sehari sebelum mulai nombok.

Cara berpikirnya: bayangkan bulan terburuk yang pernah kamu alami — hujan terus, ada tanggal tua, jalan depan ditutup. Kalau jualan di bulan seburuk itu masih di atas BEP, bantalanmu cukup. Kalau jualan normal saja cuma sedikit di atas BEP, satu bulan sepi sudah bikin rugi.

⚠️ BEP rendah belum tentu sehat

BEP kecil karena gaji dirimu sendiri nggak dihitung itu cuma kelihatan aman. Pastikan semua biaya tetap sudah masuk, termasuk bagian untuk pemilik.

09. Kalau BEP-mu ketinggian: cara menurunkannya

Kalau target harianmu terasa mustahil, jangan langsung panik. Rumus BEP cuma punya tiga tuas, dan masing-masing bisa kamu gerakkan.

Tuas (contoh)Sisa per porsiBEP sebulanTarget per hari
Sekarang: harga Rp18.000, biaya Rp9.680, tetap Rp5.300.000Rp8.320638 porsi25 porsi
1. Naikkan harga ke Rp19.500Rp9.820540 porsi21 porsi
2. Turunkan biaya per porsi ke Rp9.000Rp9.000589 porsi23 porsi
3. Turunkan biaya tetap ke Rp4.800.000Rp8.320577 porsi23 porsi
Tiga tuas menurunkan BEP dari 638 porsi sebulan. Satu, naikkan harga dari Rp18.000 ke Rp19.500: BEP turun ke 540 porsi, berkurang 98 porsi. Dua, turunkan biaya per porsi dari Rp9.680 ke Rp9.000: BEP turun ke 589 porsi, berkurang 49 porsi. Tiga, turunkan biaya tetap dari Rp5.300.000 ke Rp4.800.000: BEP turun ke 577 porsi, berkurang 61 porsi.
Harga −98 porsi, biaya per porsi −49 porsi, biaya tetap −61 porsi dari BEP 638.

Tuas 1 — harga. Paling kuat, karena seluruh kenaikan harga langsung jadi sisa per porsi. Rp19.500 adalah harga untuk margin 50% dari HPP Rp9.680 di tabel panduan HPP. Tapi hati-hati: kalau naik harga bikin pembeli pindah, BEP yang turun nggak ada gunanya. Cara menentukan harga yang masuk akal ada di panduan menentukan harga jual dengan markup.

Tuas 2 — biaya per porsi. Cari supplier lain, kurangi porsi yang basi, cek ukuran porsi. Turun Rp680 per porsi kelihatan kecil, tapi di 638 porsi dampaknya terasa. Tuas ini jarang bikin pembeli kabur.

Tuas 3 — biaya tetap. Sewa lebih murah, jam kerja pelayan disesuaikan, tagihan yang nggak terpakai dihentikan. Pengaruhnya ke BEP sebesar biaya yang dipotong dibagi sisa per porsi: Rp500.000 ÷ Rp8.320 = 60,1 — jadi 61 porsi lebih sedikit setelah dibulatkan ke porsi utuh.

💡 Uji dulu sebelum menambah biaya

Mau nambah karyawan Rp1.800.000 sebulan? Masukkan ke kalkulator di bagian 05. Kalau target harian naik dari 25 ke 33 porsi, tanya dulu: jualanmu realistis nambah 8 porsi sehari nggak?

10. Kesalahan yang bikin hitungan BEP menipu

Rumus BEP sederhana, jadi salahnya jarang di pembagian. Salahnya hampir pasti di angka yang dimasukkan.

Lima kesalahan menghitung BEP dan pembetulannya. Lupa gaji pemilik: BEP 638 porsi kelihatan kecil, dengan gaji Rp3.000.000 BEP jadi 998 porsi. HPP cuma bahan: Rp7.080 per porsi memberi BEP 486 porsi, HPP lengkap Rp9.680 memberi 638 porsi. Hari buka salah: anggap 30 hari memberi 22 porsi per hari, buka 26 hari memberi 25 porsi per hari. Biaya dihitung dua kali: satu biaya, satu kelompok. BEP dikira untung: BEP adalah batas bawah, target di atasnya.
Lima kesalahan yang paling sering — angka salah di kiri, angka yang benar di kanan.
  • Lupa gaji pemilik. Kamu kerja tiap hari tapi nggak menggaji diri sendiri. BEP-nya kelihatan kecil.
    ✅ Masukkan gajimu sebagai biaya tetap. Dengan gaji pemilik Rp3.000.000 (contoh), biaya tetap jadi Rp8.300.000 dan BEP naik dari 638 ke 998 porsi, sekitar 39 porsi sehari.
  • Biaya per porsi cuma bahan. Bahan nasi ayam tadi Rp177.000 per 25 porsi, jadi Rp7.080 per porsi. Pakai angka ini, BEP-nya cuma 486 porsi.
    ✅ Pakai HPP lengkap Rp9.680 — termasuk upah masak dan gas. BEP yang benar 638 porsi. Selisih 152 porsi itu rugi yang nggak kelihatan.
  • Hari buka dianggap 30. 638 ÷ 30 memberi target 22 porsi sehari.
    ✅ Hitung hari yang benar-benar buka. Kalau cuma 26 hari dan tiap hari laku 22 porsi, sebulan cuma 572 porsi — masih rugi Rp540.960.
  • Biaya dihitung dua kali. Gas masak masuk HPP, lalu masuk lagi di biaya tetap.
    ✅ Satu biaya, satu kelompok. BEP yang terlalu tinggi juga menyesatkan — kamu bisa menolak ide bagus karena angkanya kelihatan berat.
  • BEP dikira target untung. Laku 638 porsi artinya untungmu hampir nol, bukan “sudah aman”.
    ✅ Jadikan BEP batas bawah. Target jualanmu harus di atasnya, dengan bantalan seperti di bagian 08.

11. Pantau BEP tiap bulan tanpa hitung manual

Menghitung BEP sekali itu gampang — kamu baru saja melakukannya. Yang susah adalah menjaga angkanya tetap benar, karena bahan-bahannya bergerak terus.

Cara manualnya tetap sah: tiap akhir bulan, kumpulkan nota belanja bahan, hitung ulang HPP per porsi, jumlahkan sewa, gaji, dan tagihan, lalu masukkan ke kalkulator atau file Excel di atas. Banyak pemilik usaha menjalankannya bertahun-tahun.

Batasnya muncul begitu usahamu jalan: harga ayam naik bulan ini, listrik naik bulan depan, menu baru ditambah. Tiap perubahan membuat BEP bulan lalu basi. Kalau biaya usaha dan uang pribadi masih tercampur di satu dompet, angka biaya tetapnya pun cuma tebakan — dan BEP dari tebakan ikut jadi tebakan.

Dua cara menghitung ulang BEP tiap bulan. Hitung manual: kumpulkan nota belanja, hitung ulang HPP per porsi, jumlahkan sewa, gaji, dan tagihan, lalu isi kalkulator BEP. Kalau pencatatan sudah rapi: penjualan dan biaya sudah tercatat, buka laporan laba rugi, ambil angkanya, lalu isi kalkulator BEP.
Rumusnya sama — bedanya dari mana angka biaya dan penjualannya datang.

Yang menolong di titik ini bukan rumus baru, tapi pencatatan yang rapi dari hari ke hari. Dengan Niagawan — software akuntansi dan kasir untuk usaha kecil — penjualan langsung tercatat lewat kasir, pengeluaran masuk ke pembukuan yang sama, stok terlacak, dan laporan laba rugi tersusun otomatis. Angka biaya dan penjualan tiap bulan sudah tersedia, jadi menghitung BEP tinggal memasukkan angkanya. Semuanya bisa kamu buka dari HP.

Kalau kamu baru mulai merapikan catatan, mulai dari panduan pembukuan usaha kecil dulu. Punya warung atau kafe yang transaksinya ramai? Lihat aplikasi kasir untuk cafe.

📋 Checklist BEP bulanan, simpan ini
  • ☐ Biaya tetap bulan ini sudah dijumlah, termasuk gaji pemilik
  • ☐ HPP per porsi dihitung ulang dari nota belanja terbaru
  • ☐ Harga jual di menu dicek, masih sama atau berubah
  • ☐ Hari buka bulan ini dihitung yang sebenarnya
  • ☐ BEP unit, target per hari, dan BEP rupiah dihitung ulang
  • ☐ Jualan bulan lalu dibandingkan dengan BEP — bantalannya berapa porsi?
Checklist BEP bulanan dengan enam kotak centang: biaya tetap bulan ini sudah dijumlah termasuk gaji pemilik; HPP per porsi dihitung ulang dari nota belanja terbaru; harga jual di menu dicek; hari buka bulan ini dihitung yang sebenarnya; BEP unit, target per hari, dan BEP rupiah dihitung ulang; jualan bulan lalu dibandingkan dengan BEP.
Versi gambar checklist di atas — simpan di HP atau cetak.

Semua angka, nama menu, dan usaha dalam contoh di halaman ini adalah ilustrasi supaya lebih mudah dipahami. Sesuaikan dengan data usahamu sendiri.

Pertanyaan yang Sering Ditanya (FAQ)

Apakah BEP sama dengan balik modal?

Tidak. BEP adalah jualan minimal sebulan supaya semua biaya bulanan tertutup, sedangkan balik modal adalah berapa bulan sampai modal awal kembali. Usaha bisa sudah lewat BEP tiap bulan tapi baru balik modal setelah hampir setahun.

Apa bedanya BEP dan HPP?

HPP adalah biaya untuk satu porsi atau satu barang yang terjual. BEP adalah jumlah jualan yang dibutuhkan supaya nggak rugi. HPP dipakai sebagai bahan untuk menghitung BEP, jadi kalau HPP naik, BEP ikut naik.

Bagaimana cara menghitung BEP unit dan BEP rupiah?

BEP unit = biaya tetap ÷ (harga jual − biaya per unit). BEP rupiah = BEP unit × harga jual, atau biaya tetap ÷ rasio sisa. Contoh: Rp5.300.000 ÷ (Rp18.000 − Rp9.680) = 638 porsi, dan 638 × Rp18.000 = Rp11.484.000.

BEP dihitung per bulan atau per hari?

Hitung per bulan dulu, karena biaya tetap seperti sewa dan gaji dibayar bulanan. Setelah itu bagi dengan jumlah hari buka untuk dapat target harian, misalnya 638 porsi ÷ 26 hari = 25 porsi sehari.

Apa bedanya BEP dan ROI?

BEP menjawab berapa yang harus terjual supaya nggak rugi. ROI menjawab berapa persen hasil yang kamu dapat dari modal yang ditanam. BEP dihitung dari biaya bulanan, ROI dari untung dan modal awal.

BEP yang baik berapa?

Tidak ada satu angka yang cocok untuk semua usaha. Yang lebih berguna adalah membandingkan BEP dengan jualan normalmu: makin jauh jualan normal di atas BEP, makin besar bantalanmu sebelum rugi.

Biar angka biaya dan jualan nggak lagi kira-kira

Penjualan tercatat lewat kasir, pengeluaran masuk pembukuan yang sama, dan laporan laba rugi tersusun sendiri — bisa kamu buka dari HP, tanpa konsultan.

Niagawan — software akuntansi & kasir untuk usaha kecil.
Beranda
Disclaimer: Informasi di halaman ini hanya untuk referensi umum, bukan nasihat akuntansi, pajak, atau keuangan. Kami berusaha menjaga informasi tetap akurat dan terkini, namun tidak menjamin keakuratannya.

© 2026 Niagawan. All rights reserved.